Hari: Januari 25, 2014

KISAH EMPAT ULAMA BERNAMA MUHAMMAD – BUAH ISTIKHOROH

KISAH EMPAT ULAMA BERNAMA MUHAMMAD

.
Imam adz-Dzahabi rahimahullah menceritakan bahwasanya pernah ada suatu perjalanan (rihlah) yang mengumpulkan empat orang ulama yang sama-sama bernama Muhammad :
▬ Muhammad bin Jarir ath-Thobari,
▬ Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah,
▬ Muhammad bin Nashr al-Marwazi
▬ dan Muhammad bin Harun ar-Ruyani
▬▬ rahimahumullah jami’an.

Bekal perjalanan mereka sama-sama habis sehingga mereka sama-sama merasa lapar. Lalu mereka berkumpul di dalam sebuah rumah dan mengundi, barang siapa yang keluar namanya, maka ia mendapat tugas untuk meminta sedekah kepada masyarakat.

Ternyata undian jatuh kepada Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah. Ia berkata: “Tunggu sejenak, biarkan aku sholat istikhoroh terlebih dahulu.”

Setelah itu ia bertolak menuju ke pintu untuk keluar. Namun tiba-tiba ia melihat beberapa buah lilin ada di depan pintu yang dibawa oleh beberapa tentara utusan. Mereka mengetuk pintu. Muhammad bin Ishaq lalu membukakan pintu untuk mereka.

Mereka (para tentara utusan) berkata:
“Siapa dari kalian yang bernama Muhammad bin Nashr?.” Lalu mereka mengeluarkan pundi uang sejumlah 50 dinar dan memberikan kepadanya.

Mereka bertanya lagi:
“Mana yang namanya Muhammad bin Jarir?.” Lalu mereka memberinya 50 dinar. Demikian seterusnya hingga keempat Muhammad mendapatkan 50 dinar.

Kemudian utusan itu menjelaskan bahwa Amir (Pemimpin) mereka telah bermimpi dan melihat keempat Muhammad kelaparan, maka itu ia mengirimkan pundi-pundi uang itu kepada mereka. Dan dia bersumpah, apabila uang-uang tersebut habis, hendaklah mereka mengabarkan kepada Amir tersebut.

[Siyar A’lam an-Nubala`, adz-Dzahabi, 14/270 & 508. Dinukil dari kitab Jami’ Mukhtashor al-‘Ulum, DR. Fakhruddin bin az-Zubair al-Muhsi, hlm. 24]
——————————————————————————————

.
BUAH ISTIKHOROH
▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Ternyata Allah ta’ala tidak ridha melihat keempat hamba-Nya yang pada akhirnya menjadi ulama besar, untuk meminta sedekah kepada masyarakat. Allah telah mengijabahi doa Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah ketika beristihkoroh kepada-Nya.

Bukankah di antara isi doa istikhoroh berbunyi,
“Ya Allah, apabila Engkau tahu bahwa urusanku ini baik bagiku, bagi agamaku, hidupku, dan kesudahan urusanku –atau berkata: baik urusanku sekarang atau akan datang-, maka takdirkanlah terjadi padaku, mudahkanlah ia bagiku, kemudian berkahilah aku padanya. Namun apabila Engkau tahu bahwa urusan ini buruk bagiku, bagi agamaku, hidupku dan kesudahan urusanku –atau berkata: baik urusanku sekarang atau yang akan datang-, maka palingkanlah ia dariku dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah bagiku kebaikan dimanapun ia berada, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya.” (HR. Ahmad, al-Bukhari, dll.)

Allah ta’ala mendengar doa mereka dan menunjukkan kepada mereka bahwa meminta-minta adalah perbuatan buruk yang tidak pantas mereka lakukan, maka itu Allah mengirimkan rezeki kepada mereka melalui seorang Amir yang berhati mulia.

Semoga Allah menjaga para ulama dari keburukan dan memberikan keberkahan kepada para pemimpin yang berhati dermawan. Aamiin.

sumber: sulhan.net

PemudaMuslim.Com
https://www.facebook.com/PemudaMuslimCom/posts/819274048098321

Logika : Kenapa dalam Islam wanita tidak boleh berjabat tangan dengan laki2?

Lelaki inggris bertanya: “Kenapa dalam Islam wanita tidak boleh berjabat tangan dengan laki2?”

Lelaki muslim menjawab: “Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu elizabeth?

Lelaki inggris menjawab: “oh tentu tidak bisa! cuma orang2 tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan ratu.”

Lelaki muslim tersenyum & berkata:” Wanita2 dari golongan kami(Kaum muslimin) adalah para ratu, & ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan (yg bukan mahramnya”)

Lalu Lelaki inggris bertanya lagi, “Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka?”

Lelaki muslim tersenyum dan menunjukkan 2 buah permen, ia membuka bungkus permen yg pertama dan membiarkan permen yg kedua tertutup bungkusnya, tiba2 dia melemparkan permen2 itu ke lantai yang sangat kotor.

Lelaki muslim bertanya: ” Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen,maka permen mana yg akan anda pilih?”

Lekaki inggris spontan menjawab: “Tentu saja yang masih tertutup dengan bungkusnya karena isinya tetap bersih dan tidak kotor..”

Dan Lelaki muslim berkata: ” Begitulah cara kami orang muslim memperlakukan dan melihat perempuan dari golongan kami”
(Faedah dari ceramah syaikh Muhammad Abdul Latif hafidzahullah)
via Hizbul Majid

Dunia itu seluruhnya sedikit

Ibnus Sammak -rohimahulloh-:

Dunia itu seluruhnya sedikit… Yang masih tersisa darinya juga sedikit… Yang menjadi milikmu dari yang tersisa itu juga sedikit… Yang tersisa dari yang menjadi milikmu yang sedikit itu juga sedikit… Dan sekarang kamu telah berada di negeri tempat bersabar… sedang besok kamu akan menuju ke negeri tempat menerima balasan… maka belilah dirimu, agar kamu selamat.

[Kitab: Siyaru A’lamin Nubala’ 8/330]
————————————————
.
الدنيا كلها قليل، والذي بقي منها قليل، والذي لك من الباقي قليل، ولم يبق من قليلك إلا قليل، وقد أصبحت في دار العزاء، وغدا تصير إلى دار الجزاء، فاشتر نفسك، لعلك تنجو

Ust. Ustadz Abu Abdillah Addariny
https://www.facebook.com/addariny.abuabdillah/posts/521116918003230?stream_ref=1