KONSPIRASI JAHAT DI BALIK PELECEHAN MEREKA (SYI’AH) TERHADAP PARA SAHABAT

Ternyata dibalik pelecehan mereka terhadap para sahabat, ada konspirasi jahat yg terselubung yaitu :
▬ mencela Nabi
▬ menggugurkan Al Qur’an dan As Sunnah
▬▬►sekaligus agama Islam.

Al Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata :
”Mereka itu adalah suatu kaum yang sebenarnya berambisi untuk mencela Nabi namun ternyata tidak mampu. Maka akhirnya mereka mencela para sahabatnya sampai kemudian dikatakan bahwa beliau adalah orang jahat, karena kalau memang beliau orang baik, niscaya para sahabatnya adalah orang-orang baik pula”.

_____

Al Imam Abu Zur’ah rahimahullah berkata:
”Bila engkau melihat seseorang merendahkan kedudukan seorang sahabat Rasulullah maka ketahuilah bahwa dia adalah Zindiq (munafik).

Sebab,
▬ sunnah Rasul dan Al Qur’an adalah kebenaran di sisi kita.
▬ Sedangkan yang menyampaikan Al Qur’an dan Sunnah tadi kepada kita adalah para sahabat Rasulullah .

Mereka (Syi’ah Rafidhah) mencela para SAKSI KITA dengan tujuan untuk menggugurkan Al Qur’an dan As Sunnah. Justru mereka inilah yang lebih pantas untuk dicela. Merekalah orang-orang zindiq”.
_______

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
”Celaan terhadap mereka (para sahabat) adalah celaan terhadap agama ini”.

HUKUMAN BAGI ORANG2 YANG MENCELA PARA SAHABAT

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah di dalam kitab Ash Sharimul Maslul ‘ala Syatimir Rasul memberikan rincian tentang hukum orang yang mencela para sahabat Nabi yang bisa diringkas sebagai berikut :

1•►Bila orang tersebut mencela para sahabat dengan celaan yang tidak sampai menjatuhkan keadilan dan agama mereka seperti : mensifati para sahabat dengan kebakhilan, penakut, dangkal ilmunya dan selain itu maka dia tidak dihukumi sebagai orang yang murtad atau kafir. Hanya saja orang ini dihukum ta’zir (hukuman dera atau penjara yang dilaksanakan oleh pemerintah kaum muslimin setelah dimintai taubat dan diberi penjelasan,pen).

2•►Adapun orang yang mencela para sahabat karena keyakinan bahwa mereka telah murtad atau sesat sepeninggal Nabi maka tidak ragu lagi bahwa orang tersebut kafir (setelah memenuhi kriteria syariat untuk dikafirkan, pen).

3•►Demikian juga seseorang yang ragu terhadap kafirnya orang jenis kedua maka dia kafir.

Dinukil dr.
http://abuabdurrohmanmanado.wordpress.com/tag/para-sahabat-dalam-tinjauan-syiah-rafidhah/
☑ Bagi teman2 yang berkeinginan untuk men-tag / share/copas/save …. dipersilahkan .Semoga bermanfaat,Aamiin Yaa Rabbal’alamiin
Oleh: Orcela Puspita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s