Bulan: September 2007

MEMAKNAI MUSIBAH

         Kupandangi sosok mungil yang berbaring lemah di depanku. Matanya yang cekung menatapku sayu. Dipergelangan tangan kirinya tertancap jarum infus yang mengalirkan cairan dari plabot infus yang tergantung di atas. Ini adalah malam rawatan pertama anakku yang baru berusia 20 bulan di rumah sakit.Setelah tadi pagi dokter yang memeriksa anakku di UGD menyatakan bahwa anakku harus di opname.

 

        “Untuk mengantisipasi adanya dehidrasi,sebaiknya anak ibu di rawat dulu….”

Aku hanya mengangguk pelan.Keadaan anakku memang makin mengkhwatirkan,sejak 3 hari yang lalu.Qodarullah ……ia munth-muntah dan buang air tidak berhenti. Obat dan makanan yang masuk juga keluar kembali bersama dengan muntahnya. Wajar saja kini berat badannya turun drastis.

 

        “Sabar ………,setiap manusia itu ada ujiannya …,insya alloh nggak papa…,”

kakak iparku berbisik pelan.Yaa…. sabar memang kata – kata yang sering kita dengar . Kata sabarpun berkaitan erat dengan musibah.Apabila kita ditimpa musibah,maka harus bersabar,mengembalikan semuanya kepada alloh dan senantiasa ihtisab (mengaharap pahala) dalam setiap musibah yang kita alami. Allohpun berfirman dalam surat al- baqarah ayat 155 – 156, “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan,kelaparan,kekurangan harta, jiwa dan buah -buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang – orang yang sabar (yaitu.)orang-orang yang apabila ditimpa musibah ,mereka mengucapkan “Innalillahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (sesunguhnya kami berasal dari alloh dan hanya kembali kepada alloh)

 

     SMS dan jengukan sanak kerabatpun berdatangan, menyirami hatiku yang kerdil untuk tetap tegar.”Bersabar ya…dulu anakku juga pernah dirawat, malah sampai koma,tapi alhamdulillah sembuh .La  Ba”sa thohuurun insya alloh…’

 

     SMS dari teman suamiku yang kubaca membuat hatiku terperangah, Suubhanallah Walhamdulillah.ternyata anakknya dulu keadaannya lebih buruk darianaaku. Toh anakku cuma mengalmi muntahber yang memang sedang mewabah, dan lagi masih dalam keadaan sadar. Akhirnya musibah itu terasa menjadi nikmat.

 

        Rasa syukur tiba tiba terlintas,bahwa masih banyak yang lebih parah keadaannya dari anakku,yang hati ibunya lebih teriris dan sedih melihatkondisi buah hatinya.

Sekali lagi dalam renunganku di keheningan rumah sakit ini, kupandangi anakku….Kuucapkan syukur dan tasbih tiada henti.

 

        Semoga musibah ini menjadikanku lebih mengerti akan hikmah yang yang tersimpan di dalamnya.

Allahummaj’alni minas shabiriin. Amiin.

(Umminya shafiyya) 

Nikah, Vol. 5 No.6 September 2006

MENJUAL BARANG SECARA KREDIT, TETAPI BARANG TERSEBUT BELUM MENJADI MILIK SIPENJUAL KETIKA MENJUALNYA

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Perlu dicermati bahwa ada sebagian perusahaan yang bila seseorang datang untuk membeli suatu keperluan seperti peralatan rumah tangga, mobil, rumah dan sebagainya, ia membelikan keperluan tersebut kemudian menjualnya kepada orang tersebut secara kredit plus bunga darinya padahal barang tersebut belum menjadi milik perusahaan itu. Atau trik lainnya, perusahaan tadi menyuruh orang tersebut membelinya sendiri kemudian ia membayarkan harganya terlebih dahulu berdasarkan kwitansi lalu mengambil bunga dari orang ini, bagaimana hukum jual-beli seperti ini?
(lebih…)

RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MENGANJURKAN BERBUKA PUASA DENGAN KURMA

Oleh
Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik : “Rasulullah pernah berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada tamr, maka beliau meminum air, seteguk demi seteguk” [1]

Hadits diatas mengandung beberapa pelajaran berharga, antara lain : [2]

[1]. Dianjurkannya untuk bersegera dalam berbuka puasa.

[2]. Dianjurkannya untuk berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah), apabila tidak ada maka boleh memakan tamr (kurma kering), jika tidak ada pula maka minumlah air. (lebih…)

MAKAN TUJUH BUTIR KURMA AJWAH DAPAT MENANGKAL RACUN DAN SIHIR

Oleh
Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda.

“Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” [1] (lebih…)

MANFAAT BUAH KURMA MENURUT SUDUT PANDANG MEDIS MODERN

Oleh
Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan. (lebih…)

Bagaimana Menjadi Pegawai Yang Amanah ? Menjaga Jam Kerja Untuk Kepentingan Pekerjaan

Oleh
Syaikh Abdul Muhsin bin Hamad Al-Abad

MUKADIMAH
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas penyempurna dan pelengkap agama dan penghulu para rasul serta imam orang-orang yang bertaqwa nabi kita, Muhammad dan atas keluarga serta shahabat-shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari Kiamat. Amma ba’du (lebih…)

Hukum Membaca Shadaqallahul ‘Azhim

Penanya: Dimas Priambada

Dijawab Oleh: Tim Muslim.or.id

Pertanyaan:

Assalammualaikum…
Mau tanya, apakah ada dalilnya membaca bacaan Shadaqallahul azhim di setiap selesai membaca Al Quran ?

Jawaban:

Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuhu

Pertanyaan saudara merupakan pertanyaan yang pernah diajukan kepada Lajnah Da’imah Saudi Arabia (Komite Fatwa di Saudi Arabia, semacam MUI di Indonesia). Maka kami akan mencukupkan diri dengan membawakan jawaban dari pertanyaan tersebut. Berikut jawaban dari Lajnah Da’imah mengenai pertanyaan yang serupa dengan pertanyaan anda: (lebih…)